peristiwa 14 februari di kota tomohon...
tanggal 14 februari 1946 hari kamis, merupakan hari pasar bagi kota tomohon sehingga jalan -jalan rame lalu lalang rakyat yang dan dari pasar. setibanya pasukan penyerbu di perempatan jalan di depan kantor polisi,konvoi terhenti dan menemui kepala polisi tomohon syamsuri sesuai pembicaraan lewat telpon sumantri dari manado saat pasukan penyerbu berangkat ke tomohon.
tiba-tiba dari narah pompa bensin muncul serdadu belanda dan berhasil menembak sopir pasukan kita, freddy lumanauw yang duduk di sampingnya langsung menghjindar ke kanan dengan cara membongkokan badan dan akhirnya menembak serdadu belanda dan doooooooor, 2 butir pelor menancap di dada serdadu,. serdadu langsung di bawa ke rumah sakit dan akhirnya masih bisa tertolong, sementara pasukan kita gugur sebagai kusuma bangsa.
A.S rombot, yang telah meninggalkan tempat p[ersembunyiannya di tomohon segera keluar dan menghubunginpasukan konvoi bisman yang sudah siap menggempur markas komando KNIL di bawah pimpinan letkol De vries yang terl;etak di pusat kota tomohon,
rombot ini akhirnya nemuin De vries guna meminta dengan jujur tentang pengepungan ini. de vries pun tahu bahwa markasnya telah terkepung. dan akhirnya menyerah dengan cara memberikan senjatanya ke romboot.
pasukan kita masuk ke markas dengan tetap waspada dan menurunkan bendera merah putih biru dan menyobek birunya sehingga tinggal merah putih dan akhirnya.......
merdekaaaaaaaa. (peristiwa merah putih 14 februari 1946 di sulewesi utara)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar